Bulan Dzulhijah menjadi bulan yang penuh hikmah, dan salah satu ibadah yang dianjurkan sesuai perintah Nabi Muhammad SAW adalah Puasa Tarwiyah. Dimana puasa sunnah ini dijalankan sebelum Hari Idul Adha di tanggal 8 Dzulhijjah.

Dalam penjelasan yang disampaikan oleh Imam Syafi,I bagi umat islam yang menjalankan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah juga dianjurkan menjalankan ibadah puasa Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah. Dengan mengerjakan dua puasa tersebut, umat islam akan mendapatkan banyak kemuliaan.

Setiap muslim memang diwajibkan untuk menjalankan dua puasa ini. Bagi umat muslim yang sedang berhaji, karena termasuk puasa sunnah maka tidak ada larangan harus mengerjakannya disana. Hanya saja jika dikerjakan selama berhaji, maka ada pahala khusus yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Untuk menjalankan puasa Tarwiyah, tentu saja harus berniat lebih dulu. Berikut ini niat yang harus dibaca sebelum menjalankan ibadah puasa Tarwiyah dan sejumlah keutamaan bagi yang mengerjakannya di bulan Dzulhijjah.

Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah

Jika seorang muslim ingin menjalankan puasa Tarwiyah maka harus berniat lebih dulu. Supaya tidak salah alamat, tentu saja niat puasa sunnah ini berbeda dengan niat puasa lain meski syarat dan ketentuan dalam menjalankannya sama. Berikut ini niat atau bacaan puasa tarwiyah.

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุฑู’ูˆููŠูŽุฉูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Bacaan latin : โ€œNawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi taโ€™aalaa.โ€

Dengan membaca niat diatas, maka umat muslim memang menjalankan puasa ini berdasarkan niatan untuk mendapatkan ridho Allah SWT bukan meminta apapun soal duniawi. Jika ada niatan lain dalam menjalankan puasa ini maka Allah tidak akan memberikan pahala dan dianggap puasanya tidah syah.

Jika umat muslim menjalankan puasa Tarwiyah dengan sungguh-sungguh dan iklas, maka banyak keistimewaan dan keutamaan yang akan didapatkan. Berikut ini beberapa keutamaan menjalankan puasa sunnah ini.

  • Ibadah yang Disukai Allah

Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah yang disukai oleh Allah SWT. Dimana setiap muslim yang sudah dicintai oleh Allah akan dipermudah dalam segala urusan. Bahkan dirinya akan selalu diberikan kecukupan dalam menjalankan hari-harinya di dunia.

Puasa ini merupakan ladang mencari jati diri dan pahala. Dimana dengan niat yang iklas, maka otomatis setiap muslim akan semakin dekat dengan Allah. Apapun yang diinginkan akan selalu dipermudah.

  • Dihitung Puasa Setahun Penuh

Keutamaan berikutnya yang bisa didapatkan adalah memperoleh pahala seperti menjalankan puasa penuh selama satu tahun penuh. Hal inilah yang memberikan bukti jika para umat muslim yang rajin mengerjakan puasa sunnah ini akan memperoleh banyak kemuliaan.

Ibaratkan melaksanakan puasa selama setahun ini disebutkan dalam sebuah hadist dari HR. Ali Al-Muhairi, Ibnu Abbas, Abu Sholeh, dan At-Thibbi sesuai sabda Nabi Muhammad SAW: โ€œBarangsiapa berpuasa selama 10 hari, maka untuk pahalanya akan dihitung setiap harinya seperti sebulan. Dan bagi puasa di hari Tarwiyah seperti menjalankan puasa setahun, dan untuk puasa hari Arafah ibaratkan puasa dua tahun,โ€

Dari fadilah yang dijelaskan diatas, sudah jelas sekali jika melaksanakan puasa Tarwiyah akan dihitung layaknya berpuasa selama satu tahun penuh.

  • Menjalankan Sunnah Nabi SAW

Berikutnya, keutamaan jika melaksanakan puasa Tarwiyah adalah diberikan kemudahan. Hal ini dikarenakan karena puasa ini merupakan sunnah yang sudah dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW sejak lama. Dan umat muslim yang mengikuti sunnahnya akan memperoleh syafaat di hari kiamat.

Itulah penjelasan lengkap mengenai niat dan keutamaan menjalankan puasa Tarwiyah. Dengan rajin dan tertib mengerjakan puasa sunnah ini setiap tahunnya, maka menjadi wasilah terbaik untuk mendekatkan diri Anda kepada Allah SWT. Semoga bermanfaat!